Kadiskes Tinjau Vaksinasi Dosis II dan Booster di Lapas IIA Bangkinang.

Kampar | Sabtu, 23 Juli 2022 - 22:51 WIB

Kadiskes Tinjau Vaksinasi Dosis II dan Booster di Lapas IIA Bangkinang.
Kepala Dinas Kesehatan Kampar dr Zulhendra Das’at saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis II dan booster bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sabtu (23/7/2022). (DINAS KESEHATAN FOR RIAUPOS.CO)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Badan Intelejen Nasional (BIN) Daerah Riau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar  melaksanakan vaksinansi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sabtu (23/7/2022).

Hadir saat vaksinasi Kadiskes Kampar dr Zulhendra Das’at didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Alimora dan Kepala Puskesmas Bangkinang Kota, dan Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Sutarno.


Kadiskes Kampar Zulhendra Das’at langsung mengerahkan tiga tim vaksinator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Tim I Puskesmas Bangkinang Kota, Tim II Puskesmas Laboy Jaya dan Tim III Public Safety Center (PSC) 119 Kampar.

Zulhendra Das’at mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan vaksin yang disuntikan pada ratusan warga binaan. Vaksin yang disuntikan itu Pfizer atau BNT162b2. Vaksinansi dilakukan untuk dosis II dan booster.

Zulhendra mengaku sangat mengapresiasi program yang dilakukan BIN Daerah Riau dan Lapas Bangkinang dalam hal mendukung program pemerintah, khususnya pemberian vaksinasi.

‘’Berkat dukungan pimpinan lapas program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta antusias warga binaan luar biasa. Ini berkat pimpinan Lapas Bangkinang yang berhasil mengupayakan sampai seperti ini,” jelasnya.

Kalapas Bangkinang Sutarno menjekaskan, vaksinasi ini merupakan upaya dalam menekan penyebaran Covid-19 di dalam lapas dan juga menyukseskan program nasional terkait vaksinasi massal. Vaksinasi ini juga merupakan program dari BIN Daerah Riau.

“Sekitar 500 warga binaan yang menjalani vaksinasi di dalam lapas. Itu kami targetkan hari ini. Namun melihat antusias warga binaan mungkin lebih dari 500 orang,” ujarnya.

Menurut Sutarno, penyuntikan vaksin ini dilakukan juga bertujuan untuk memberikan kesempatan pada imun tubuh agar memproduksi lebih banyak antibodi dan memberi tubuh pasokan sel memori yang kuat terhadap suatu virus tertentu setelah terpapar. Sehingga diharapkan warga binaan yang sudah mengikuti vaksin, kesehatannya dan kekebalan imun tubuhnya menjadi kuat dan tidak mudah kembali terpapar virus.

“Vaksinasi ini juga salah satu cara mencegah penyebaran Virus Covid-19 khususnya di lingkungan Lapas Bangkinang, agar terhindar dari virus yang mewabah saat ini,” jelasnya.

Laporan: Kamaruddin  (Bangkinang)

Editor: Edwar Yaman

 









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook