Luapan Air Sungai Indragiri Sudah Makan Korban, Kapolres Inhu Kembali Ingatkan Warga Waspada

Indragiri Hulu | Sabtu, 23 Desember 2023 - 17:07 WIB

Luapan Air Sungai Indragiri Sudah Makan Korban, Kapolres Inhu Kembali Ingatkan Warga Waspada
Najmi (4) warga Kampung Jawa RT 003/RW 004 Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu saat ditangani di Puskesmas Peranap, Kamis (21/12/2023) (POLSEK PERANAP UNTUK RIAUPOS.CO)

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diharapkan lebih waspada kondisi tidak menentu ini. Apalagi musibah yang disebabkan oleh luapan air Sungai Indragiri yang terjadi.

Sebab, luapan air Sungai Indragiri di Inhu mulai makan korban. Kali ini, dialami Najmi (4) warga Kampung Jawa RT 003/RW 004 Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap. Korban sempat ditemukan dalam kondisi mengapung tak jauh dari rumahnya. Namun ketika dilarikan ke Puskesmas Peranap, dokter menyatakan korban sudah tewas.


Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya SIK ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Peranap Iptu Dodi Hajri SH, membenarkan ada korban akibat luapan air Sungai Indragiri.

"Kami sudah melakukan imbauan, baik secara langsung maupun melalui medsos tentang waspada luapan air Sungai Indragiri," ujar Kapolsek Peranap, Iptu Dodi Hajri, Jumat (22/12/2023).

Dijelaskannya, kejadian yang menimpa korban terjadi pada Kamis (21/12/2023) sekitar pukul 09.35 WIB. Di mana saat itu, ibu korban melihat anaknya bermain sendirian di belakang rumahnya.

Berselang sekitar 10 menit, ibu korban masih melihat korban main mobil-mobilan di belakang rumahnya. Namun sekitar pukul 10.00 WIB, saksi atas nama Alpi (19/anak sulung) melihat korban sudah terapung di parit dekat pohon kelapa sawit dengan kondisi terlentang.

Dengan kondisi itu, saksi berteriak memanggil orang tuanya sambil masuk ke dalam air untuk menolong korban.

"Lokasi korban ditemukan berjarak sekitar 8 meter dari rumah korban,' ungkapnya.

Atas kejadian itu, selanjutnya korban diangkat dari dalam air. Sedangkan kondisi korban sudah dalam keadaan lemas hingga akhirnya langsung dilarikan ke Puskesmas Peranap.

Ketika ditangani di Puskesmas Peranap oleh dokter dan perawat, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Dokter Mira menyatakan korban sudah meninggal dunia. Atas peristiwa tersebut pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan di TPU Lembah Sago Kelurahan Peranap," terang Kapolsek Peranap.

Laporan: Kasmedi
Editor: Edwar Yaman

 

 









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook