Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Kembali Tebarkan Kegiatan di Kabupaten

Riau | Kamis, 30 November 2023 - 20:25 WIB

Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Kembali Tebarkan Kegiatan di Kabupaten
Pengurus LAMR saat memaksakan kegiatan syiar syair ragam Melayu di Rengat, Inhu, Selasa (28/11/2023). (HUMAS LAMR UNTUK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau kembali menebarkan kegiatan di sejumlah kabupaten. Setelah sukses menyelenggarakan Pencegahan Stunting, Ustaz Kunjung, Anjang Sana Adat Insan Pers, Penataan Pranata dan Struktur Adat Kerajaan Rokan, lembaga ini menyelenggarakan Anjung Kaligrafi, Syiar Syair, dan Kenduri Pantun, Senin-Rabu (27-29/11/2023).

Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Harian (Sekum DPH) LAMR Provinsi Riau Datuk Jonnaidi Dasa mengatakan, tiga kegiatan terakhir menandai berakhirnya kegiatan LAMR Provinsi Riau di kabupaten tahun 2023. Tetapi kegiatan LAMR Provinsi yang dilaksanakan di ibu kota provinsi tahun 2023, masih tinggal beberapa antara lain Syarahan Adat, Majelis Dzikir, dan Pelantikan Tameng Adat.


“Kegiatan Anjung Kaligrafi Arab-Melayu dilaksanakan di Pasirpengaraian hari Senin, disusul syiar syair di Rengat hari Selasa, dan Kenduri Pantun di Selatpanjang hari Rabu. Beberapa hari sebelumnya, dilaksanakan Penataan Pranata dan Struktur Adat Kerajaan Rokan,” katanya.

Beberapa bulan sebelumnya, LAMR Provinsi Riau, juga melaksanakan sejumlah kegiatan di kabupaten. Tercatat upaya Pencegahan Stunting pada Masyarakat Sakai dan Bonai, Ustaz Kunjung di Akit  (Rupat) dan Anak Rawa (Sungai Apit), serta Anjang Sana Adat Insan Pers di Rantau Baru, Pelalawan.

"Komitmen kami memang memperbanyak kegiatan di kabupaten/kota karena yang memiliki masyarakat adat memang LAMR kabupaten/ kota, sehingga mereka tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek kegiatan. Kami berupaya meningkatkan hal-hal semacam ini,” ujarnya.

Menurutnya, LAMR Provinsi Riau akan berupaya memperbanyak kegiatan di kabupaten/kota, bekerja sama dengan LAMR  setempat. Apalagi, hal semacam ini disambut hangat oleh kabupaten/kota, sehingga dapat menjadi model kegiatan yang mereka kembangkan sendiri.

Laporan: Soleh Saputra
Editor: Edwar Yaman

 

 









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook