ROHIL (RIAUPOS.CO) - GEDUNG serbaguna yang berada di Jalan Gedung Nasional Bagansiapiapi, Senin (21/12) pagi itu dihadiri oleh unsur Pemkab Rohil mulai dari kecamatan dan kepenghuluan serta pihak keamanan. Termasuk dihadiri pihak perusahaan dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Kedatangan semua unsur tersebut untuk mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan Kabut Asap, akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Rohil.
‘’Kabupaten Rohil termasuk salah satu daerah rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan,’’ kata Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi yang ditemui Riau Pos, usai membuka rapat koordinasi penanggulangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Bagansiapiapi.
Sebagai daerah yang rawan, tambah Surya, masalah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rohil kerap muncul setiap tahunnya. Terutama saat berada di musim panas atau kemarau. ‘’Asal musim panas muncul, masalah kebakaran hutan dan lahan juga muncul,’’ kata Surya.
Berkaitan dengan itu, lanjut Surya, pencegahan terhadap masalah kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Rohil sejak dini sangat diperlukan. Sehingga, kemungkinan munculnya titik panas untuk membesar dapat ditekan. ‘’Biasanya, kalau sudah membesar kondisinya sulit ditanggulangi,’’ kata Surya.
Sebagai gambaran, tambah Surya, masalah titik panas yang terjadi di sepanjang tahun 2015 boleh dikatakan jauh berkurang bila dibandingkan tahun 2014 lalu. ‘’Kalau tahun 2014 lalu, titik panas yang muncul di Rohil sebanyak sekitar 100 lebih. Kalau tahun 2015, hanya mencapai sekitar 60-an,’’ kata Surya.
Kendati dari jumlah titik panas sudah berhasil ditekan, lanjut Surya, namun soal kabut asap sepanjang tahun 2015 boleh dikatakan cukup terparah. Dimana, sejumlah aktivitas baik udara maupun laut dan darat menjadi terganggu. ‘’Bahkan tidak sedikit yang menderita sakit,’’’ kata Surya.
Melalui rapat koordinasi ini, tambah Surya, diharapkan masalah penanggulangan kabut asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rohil dapat segera menemukan solusi. Sehingga, masalah kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah. ‘’Ini sangat penting sekali,’’ kata Surya.
Selain itu, Surya menghimbau kepada tim penanggulangan untuk tetap siaga terhadap kemungkinan muncul masalah kebakaran hutan dan lahan. Salah satu melakukan pengecekan terhadap semua peralatan yang dipergunakan. ‘’Mesin pompa itu harus senantiasa dicek agar semuanya bisa lancar,’’ kata Surya.(adv/a/b)