Subsidi BBM Terancam Jebol

Ekonomi-Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2013 - 08:34 WIB

JAKARTA (RP) -Posisi sebagai net importer minyak membuat Indonesia selalu rentan terhadap gejolak ekonomi global. Ini terkait anggaran subsidi BBM yang terancam jebol.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, mengacu pada realisasi pembayaran subsidi BBM yang periode Januari-Juli 2013 sudah menembus Rp111,3 triliun atau sekitar 55,7 persen dari pagu anggaran subsidi Rp199,8 triliun.

Baca Juga :Sampaikan Pesan Pemilu Damai ke Nelayan yang Sedang Melaut

‘’Sampai akhir tahun nanti, bisa lewat sedikit,’’ ujarnya, Senin malam (12/8).

Menurut Askolani, realisasi tersebut bukan berarti pembayaran untuk BBM subsidi yang disalurkan hingga akhir Juli. Sebab, biasanya Pertamina baru memasukkan tagihan subsidi BBM setelah satu bulan berjalan.

Karena itu, realisasi subsidi untuk subsidi BBM yang disalurkan Pertamina hingga akhir Juli dipastikan lebih dari Rp111 triliun.

‘’Subsidi ini kan termasuk kekurangan pembayaran (carry over subsidi) tahun lalu,’’ jelasnya.

Faktor apa yang membuat subsidi BBM berpotensi jebol, Askolani mengatakan, tahun ini agak berbeda. Sebelumnya, jebolnya subsidi BBM lebih banyak dipengaruhi oleh jebolnya realisasi konsumsi yang melampaui kuota.

Namun, tahun ini, setelah pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, tingkat konsumsi BBM bersubsidi diproyeksi bisa dikendalikan di kisaran pagu 48 juta kiloliter.

‘’Jadi, realisasi subsidi BBM lebih banyak dipengaruhi oleh depresiasi nilai tukar (rupiah),’’ ucapnya.

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, rupiah berada dalam tren pelemahan. Bahkan, dalam penutupan transaksi berdasar kurs Bank Indonesia (BI) kemarin, rupiah ditutup di level 10.292 per dolar AS, jauh di bawah asumsi makro dalam APBN-P 2013 yang dipatok di level 9.600 per dolar AS.

Posisi sebagai net importer minyak membuat Indonesia selalu ketar-ketir terhadap pergerakan harga minyak maupun nilai tukar.(owi/jpnn)  









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook